|
| Category: | Books | | Price: | menyusul |
"Berhenti Sejenak, Melihat Lebih Dalam untuk Memperbaiki Diri" adalah buku ke dua Bayu Gawtama setelah "Oase Jiwa; Truly, Deeply, Sincerely"
Berbeda dengan buku pertamanya yang merupakan kompilasi dari beberapa penulis. Buku "Berhenti Sejenak" ini seluruhnya merupakan hasil karya Bayu Gawtama yang berisi kumpulan essay kehidupan.
Buku yang akan terbit bulan Juni 2005 ini dikatapengantari oleh Ramadhan KH. Berikut kata pengantarnya:
Saya tak mengenal postur pengarang buku ini, Bayu Gautama, tapi saya bisa menangkap jiwanya: halus, penuh kemanusiaan. Itu saya dapatkan dari cerita-cerita yang ditulisnya.
Menurut keterangannya, ini semua adalah pengalamannya sehari-hari yang sempat direnungkannya kembali dan dituliskannya.
"Ibuku Tangguh" mencerminkan kehalusan perasaannya, hormat pada orang tua, mencatat perjuangan seorang ibu. Maka pantas penerbit Mizan tertarik untuk menerbitkannya.
Begitu juga "Energi Positif", di samping mengandung kalimat-kalimat puitis, seperti "ada being air yang siap tumpah". Maka dengan ini pengarangnya pandai mencatat atau mengenang secara ringkas tapi halus mengenai kejadian yang sempat ia lakukan.
"Menciptakan Perbedaan" mengandung filsafat hidupnya, pendirian tentang dirinya berada di bumi. Katanya, "nilai hidup tidak ditentukan oleh berapa banyak yang berhasil kita kumpulkan di tabungan pribadi; tidak juga diukur dari tingkat dan gelar pendidikan yang sudah diraih... Hidup akan memiliki nilai jika ada peran serta kita terhadap kehidupan orang lain. Semakin banyak orang lain yang tersentuh oleh keberadaan kita, semakin besarlah nilai hidup kita". Itu pendirian Bayu Gautama.
Pendek kata, semua cerita yang ditulis Sdr. Bayu Gautama mengingatkan saya pada tokoh masyarakat yang mendidik moral kita, Aa Gym (Abdullah Gymnastiar) dengan wejangan-wejangannya dan buku-bukunya, a.l "Indahnya Kasih Sayang."
Membaca "Semua Karena Cinta" – Bayu Gawtama, saya mencatat: Jika banyak orang yang seperti penulis ini, sadar akan arti dan kewajiban dirinya, akan beruntunglah kita. Maka saya serukan, hadapkanlah tulisan ini pada orang banyak. Dan saya menyarankan. Bacalah buku ini!!!
Cape Town, 5 April 2005 Ramadhan KH
Tak ketinggalan, menantu Ramadhan KH, yakni Shahnaz Haque, seorang penyiar radio di Jakarta pun memberikan komentar singkatnya terhadap buku ini:
Dalam kehidupan yang sekejap ini, rasanya setiap jiwa harus saling mendekat dan merenung. Mendengar, melihat dan mempelajari cara kerja 'Sang Pencipta' mendidik kita semua.
Kita harus mempelajari bagaimana untuk memimpin diri kita sendiri secara proporsional. Hidupmu sangatlah halus dan kita harus memimpinnya dengan kebijaksanaan yang halus pula.
Salah satunya melalui cerita-cerita di buku ini, yang dapat menjadi kaca, apakah kita sudah bisa dikatakan 'orang baik yang penuh cinta'. Ir.Shahnaz Haque-Ramadhan penyiar Delta Siesta
Click a thumbnail to enlarge:  | Pak Gaw... Selamat atas diterbitkannya Buku yang ke2 ini.... Tapi sayang,,,, sampai detik ini, buku Pak Gaw yang pertama-pun (Truly Deeply, Sincerely) aku belum bisa mendapatkannya. Aku udah coba cek ke toko-2 buku.. mereka pada gak ad astoknya tuh.. gimana nih...? aku pengen juga kadoin buku ini buat teman.. disamping buat aku sendiri yang harus banyak belajar dari tulisan-tulisan Pak Gaw di buku itu.. Supaya sodara-sodaraku bisa ikutan membacanya....^_^ tapi yah itu tadi.. belum nemu juga tuh di toko2.. moga tidak lama lagi di Surabaya udah bertebaran buku2 Pak Gaw tersebut.. Thanks...
|
 | erhix wrote on Jun 24, '05 Kang bayu selamat ya atas semua keberhasilan yang kang bayu capai, Saya Erik dan waktu itu pernah sms kang bayu terus kang bayu me-reply sms saya, tapi maaf kang bayu nomor handphone kang bayu hilang dan saya juga mengganti nomor handphone saya yang baru, 081511050262. Dan kalo bisa sih Saya mau minta nomor Hp kang bayu lagi..., Bolehkan!!
Terimakasih, Erik Airlangga Saputra
|
 | buku pertama OK banget............ Jadi pasti buku kedua juga OK......
jadi ditunggu "jatah" bukunya........ :-P |
 | Assalamualaikum..
Saya baca buku pertamanya.. Oase Jiwa. Buku yang indah.. Pertama kali tertarik sama covernya, berasa adem aja kliatnnya.. Trus saya buka halaman pertama..dan berikutnya..dan berikutnya lagi.. Hehe.. Akhirnya dibeli dan...saya ga pernah nyesel..!
Selamat atas buku yang kedua.. Berhenti Sejenak. Melihat lebih dalam, untuk memperbaiki diri...
Sukses slalu.!
|
|